Jasa Pembuatan Website

Website memiliki peran penting untuk meningkatkan profit usaha Anda hingga 100  kali lipat. Kenapa bisa demikian? Karena produk Anda bisa dilihat lebih banyak orang di seluruh dunia 24 jam 7 hari.. Kami Hadir untuk membantu anda dalam pembuatan website yang cepat, elegan, dan profesional dengan biaya yang terjangkau. Layanan kami meliputi:

  • Website Lembaga dan Organisasi kemasarakatan
  • Website Perusahaan
  • Website sekolah
  • Website Berita
  • Web Blog (personal)
  • Web Store (Toko Online)  dll

More info:

+62 81318484574

+62 81281719000

PIN BB: 22400EF3

PIN BB: 2313535F

Newsletter

Ingin mendapatkan kiriman artikel terbaru dan langsung dikirim ke email anda. SIlakanisi form di bawah ini

Sebagian Clien Kami

Web Store

Website Lembaga Pendidikan

Website Rumah Ibadah

jasadesainwebsite_rumahibadah

Website Cave, Restoran

Website Organisasi Kemasyarakatan

Website Perusahaan


Menanamkan Sikap Rendah Hati dalam Diri

Cetak Email
 Dibaca: 5558 kali.
Ditulis oleh admin JDS   

Jika kita mendengar bahwa si fulan orangnya rendah hati, apa kira-kira yang terlintas dalam benak kita? Bagaimana perasaan kita? Tentu kita tidak akan mampu untuk mengucapkan sepata-katapun sebagai ungkapan atas akhlak mulia ini, rendah hati. Karena itu, perlu kiranya kita mengetahui definisi dari tâwadu` (rendah hati).   

Tawadu` mempunyai dua pengertian:

Pertama, hendaknya kita menerima kebenaran dari siapapun yang menyampaikannya.

Ada sebagian orang yang bisa menerima kebenaran jika kebenaran itu bersumber dari orang yang lebih tinggi strata sosialnya daripada dirinya. Tapi jika kebenaran itu bersumber dari orang yang dianggapnya lebih rendah darinya, ia enggan untuk menerimanya. Berbeda dengan orang yang mempunyai sifat rendah hati, ia akan selalu menerima kebenaran dari siapapun sumbernya, baik dari orang miskin ataupun orang kaya, dari orang hina ataupun orang mulia, dari orang kuat ataupun orang lemah, dari kawan ataupun lawan.

Apakah kita termasuk orang seperti ini; orang yang mempunyai sifat rendah hati?! Apakah kita sudah siap untuk menerima kebenaran darimanapun sumbernya?! Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, ada baiknya kalau kita memikirkan terlebih dahulu kata ‘darimanapun sumbernya.’

Kedua, hendaknya kita mempergauli orang lain dengan sikap yang lembut dan hati yang lapang dimanapun kita berada; dengan majikan ataupun pembantu, dengan orang terhormat ataupun orang hina, dengan orang kaya ataupun orang miskin.

Nah, apakah selama ini kita sudah mampu untuk mempergauli semua orang dengan penuh kelembutan dan kasih sayang?!

Saya yakin sobat adalah orang yang rendah hati, tapi apakah sobat sudah merasa cukup dengan kerendahan hati Anda? Apakah Allah swt. sudah ridha dengan sikap sobat? Teruslah berusaha dan memahami dua makna dari definisi tawâdu’ dan usahakan untuk mengimplementasikannya. Semoga Allah swt. senantiasa bersama langkah kaki kita semua.

 

Tulis komentar


Kode keamanan
Lhat kode yang lain

RocketTheme Joomla Templates