Jasa Pembuatan Website
Website memiliki peran penting untuk meningkatkan profit usaha Anda hingga 100 kali lipat. Kenapa bisa demikian? Karena produk Anda bisa dilihat lebih banyak orang di seluruh dunia 24 jam 7 hari.. Kami Hadir untuk membantu anda dalam pembuatan website yang cepat, elegan, dan profesional dengan biaya yang terjangkau. Layanan kami meliputi:
- Website Lembaga dan Organisasi kemasarakatan
- Website Perusahaan
- Website sekolah
- Website Berita
- Web Blog (personal)
- Web Store (Toko Online) dll
More info:
+62 81318484574
+62 81281719000
PIN BB: 22400EF3
PIN BB: 2313535F
|
|
|
|
Berbisnis dalam Islam, tidak boleh sekadar mengejar keuntungan, melainkan juga berorientasi kepada sikap ta’awun (menolong orang lain). Sikap ta’awun lainnya yang mesti dikembangkan adalah ikhlas melayani. Ikhlas melayani termasuk prinsip dasar yang ditunjukkan Nabi dalam berbisnis. Di antara perwujudan dari ikhlas melayani adalah ramah terhadap mitra bisnis atau pembeli. Keramahan dapat mendekatkan hubungan antara pedagang dengan relasi bisnis dan pelanggan. Nabi Muhammad saw bersabda, “Allah merahmati seseorang yang ramah dan toleran dalam berbisnis” (HR. Bukhari dan Tarmizi) Masih dalam sabdanya, “ Rahmat Allah atas orang yang berbaik hati ketika ia menjual dan membeli, dan ketika ia membuat keputusan” (HR. Bukhari) Dalam “Service with Emotional Quotient”, Patricia Patton, sebagaimana dikemukakan Sembel, menyebutkan, kualitas pelayanan sepenuh hati bersumber pada sikap atau perilaku yang menunjukkan; kegairahan (passionate), progresif (progressive), proaktif (proactive), dan positif (positive) dari pihak yang memberikan pelayanan, termasuk dari pedagang atau pebisnisnya. Keempat sikap atau perilaku tersebut sesungguhnya telah melekat dalam praktik bisnis Rasulullah saw.. Bahkan, optimalisasi dari sikap/perilaku ini bukan hanya berorientasi demi tujuan duniawi-materi (business oriented) sebagaimana mendasari teori Patton, melainkan mengandung tujuan yang lebih bermakna (ibadah oriented) sebagaimana melandasi bisnis Muhammad Saw. Bagi pebisnis muslim, sesungguhnya “keuntungan” selalu menyertai seandainya motivasi berbisnis dan praktik bisnis yang diterapkannya sesuai dengan ajaran Islam. Keuntungan ini mencakup dua hal: materi dan/atau pahala. Newer news items:
Older news items:
|



